Home / Olahraga / 812 Atlet Berkompetisi di Porprov II Papua Selatan

812 Atlet Berkompetisi di Porprov II Papua Selatan

Merauke, Suara Bentara | Sejumlah 812 atlet dari empat kabupaten yakni Merauke, Asmat, Mappi dan Boven Digoel, berkompetisi dalam Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov II Papua Selatan. Kabupaten Merauke menjadi tuan rumah penyelenggaraan pesta olahraga tingkat provinsi itu.

Hajatan olahraga ini berlangsung dari 25-29 November 2025. Ada 13 cabang olahraga atau cabor yang diperlombakan di 12 venue. Para atlit memperebutkan 1.340 medali yang terdiri dari 412 emas, 516 perak dan 412 perunggu

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, resmi membuka pesta olahraga tersebut di Taman Mandala, Merauke, Selasa (25/11/2025) sore. Pembukaannya ditandai dengan penyalaan api obor.

Opening ceremony penyalaan obor Porprov Papua Selatan diawali dengan defile pembawa obor dan kontingen atlet, para atlet senior asal Kabupaten Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel dari Gedung Negara menuju Taman Mandala.

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo dalam sambutannya mengatakan, penyelenggaraan Porprov II Papua Selatan bertujuan, pertama, mengidentifikasi dan mengembangkan bakat atlet-atlet muda berprestasi.

“Peserta Porprov ada yang berasal dari tingkat SD, SMP dan SMA serta dewasa. Mereka ini telah mengikuti seleksi dan terpilih dari sekolah dan kabupaten masing-masing. Saat ini kita akan mengidentifikasi dan mengembangkan bakat mereka di tingkat provinsi,” kata Apolo.

“Oleh karena itu, sangat diperlukan kejelian pelatih dan pengurus provinsi untuk melihat bakat anak-anak kita dari kabupaten untuk dibina untuk mewakili provinsi kita di tingkat nasional maupun internasional. Itu tujuan yang pertama,” sambungnya.

Tujuan kedua, kata gubernur, untuk mengukur dan meningkatkan prestasi olahraga para atlet, sehingga apa yang telah dilatih dan dibina di tingkat kabupaten dapat diukur di iven Porprov Papua Selatan.

“Apa yang sudah kita latih dapat kita ukur terhadap atlet yang lain. Lawan kita di Porprov sebenarnya bukan dari kabupaten-kabupaten, tetapi kita akan bertanding di tingkat nasional dengan provinsi lain. Oleh karena itu marilah kita persiapkan diri,” ujarnya.

Tujuan ketiga Porprov, sambungnya, adalah menjalin rasa persatuan, persaudaraan, kebersamaan dan kekompakan antar sesama warga Provinsi Papua Selatan melalui iven akbar di bidang olahraga.

“Di sinilah kita saling mengenal warga antar kabupaten, dengan demikian dapat terjalin rasa persatuan dan persaudaraan di antara kita,” kata Apolo Safanpo.

Tujuan keempat, tambahnya, memasyarakatkan Porprov Papua Selatan dengan cara meningkatkan peran serta, partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap bidang olahraga.

“Kita mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Oleh karena itu, mari kita gunakan ajang Porprov ini dengan sebaik-baiknya agar kita dapat meraih hasil yang maksimal,” ujarnya.

“Para atlet kami mengucapkan selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas sehingga anda sekalian dapat meraih prestasi tertinggi di tingkat provinsi dan dapat mewakili Papua Selatan di tingkat regional, nasional maupun internasional,” katanya.

Ketua Panitia Porprov Papua Selatan, Hendrikus Mahuze mengatakan, Porprov bertujuan menggali bakat dan prestasi para atlet dari kabupaten untuk dibina dan diseleksi menjadi atlet provinsi yang akan berlaga di tingkat yang lebih tinggi baik nasional maupun internasional.

“Porprov menjadi ajang seleksi untuk menjadi yang lebih tinggi seperti Orang PON dan PON dan juga merangsang kegiatan ekonomi lokal daerah penyelenggara,”l” ujarnya.

Hendrik Mahuze merincikan cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov II Papua Selatan 2025 adalah sepak bola, volly, sepak takraw, bola basket, tenis meja, pencak silat, karate, taekwondo, catur, biliar, futsal, atletik dan bulu tangkis dengan 12 venue pertandingan.

“Peserta olahraga diikuti oleh 1.059 orang yang terdiri dari 812 atlet, 131 ofisial dan 116 pelatih. Pelaksanaan pertandingan pada 12 venue dengan memperebutkan 1.340 medali yang terdiri dari 412 emas, 516 perak dan 412 perunggu,” ujarnya. (Emanuel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *