Beranda / SosBud / Gubernur Apolo Serahkan Rumah Layak Huni untuk OAP, Wujud Nyata Komitmen Pemprov Papua Selatan

Gubernur Apolo Serahkan Rumah Layak Huni untuk OAP, Wujud Nyata Komitmen Pemprov Papua Selatan

Merauke, Suara Bentara | Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, secara simbolis menyerahkan kunci rumah layak huni kepada warga Orang Asli Papua (OAP) sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penyerahan dilakukan di Gedung Negara, Jumat (13/3/2026), menandai rampungnya pembangunan puluhan unit rumah yang tersebar di empat kabupaten di Papua Selatan.

Program pembangunan rumah layak huni ini merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Papua Selatan dalam menghadirkan hunian yang sehat, aman, dan bermartabat bagi masyarakat, khususnya OAP. Sejak 2023 hingga 2025, sebanyak 64 unit rumah telah dibangun dan siap ditempati oleh warga penerima manfaat.

“Penyerahan kunci ini menjadi simbol bahwa rumah yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Gubernur Apolo.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua Selatan yang telah menginisiasi dan melaksanakan program tersebut dengan baik. Pembangunan rumah dilakukan secara bertahap di Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat, sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Rumah yang dibangun merupakan tipe 45 dengan luas bangunan 45 meter persegi, dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, dapur, dan kamar mandi. Gubernur berharap hunian tersebut dapat memberikan kenyamanan serta meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima.

Program ini dilaksanakan berdasarkan kebijakan daerah melalui Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang APBD Provinsi Papua Selatan, yang mengalokasikan anggaran khusus untuk pembangunan rumah layak huni bagi OAP.

Gubernur Apolo menegaskan bahwa program ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta dukungan pemerintah pusat.

“Kita akan terus melanjutkan program ini dari tahun ke tahun agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Dinas PUPR Papua Selatan, Fransiskus Ciwe, menjelaskan bahwa pembangunan 64 unit rumah tersebut merupakan bagian dari total 940 permohonan yang masuk dari masyarakat. Pembangunan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran.

Rinciannya, Kabupaten Merauke mendapat 20 unit, Boven Digoel 12 unit, Mappi 12 unit, dan Asmat 20 unit. Untuk tahun 2025, sebanyak 19 unit rumah dibangun dengan masa pekerjaan selama 105 hari kalender.

Menurut Fransiskus, program ini tidak hanya bertujuan menyediakan tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di Papua Selatan.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Provinsi Papua Selatan berharap dapat mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih layak, sehat, dan sejahtera, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah provinsi. (Emanuel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *