Boven Digoel, Suara Bentara | PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menyiapkan program beasiswa bagi 25 kandidat Orang Asli Papua (OAP) dari Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Para peserta dijadwalkan memulai pendidikan di bidang perkebunan di Yogyakarta pada 26 Oktober 2026.
Program melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan ini menyasar generasi muda lulusan SMA atau sederajat yang belum berkesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Untuk menjaring peserta, tim kantor pusat dan regional Agrinas Palma Nusantara selama tujuh hari menjangkau sejumlah distrik di Boven Digoel. Sebanyak 25 kandidat kemudian terpilih untuk mengikuti program tersebut.
Kepala Divisi Operasional SDM PT Agrinas Palma Nusantara, Ardiansyah, mengatakan program ini bertujuan membuka akses pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi generasi muda Papua.
“Bagi kami, pendidikan bukan hanya tentang memperoleh ijazah, tetapi juga tentang membuka kesempatan dan mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi untuk membangun masa depannya,” ujar Ardiansyah.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan kemampuan dan kelak berkontribusi bagi masyarakat serta daerah asal mereka.

Pendidikan dan jalur karier
Program beasiswa ini dirancang dengan menghubungkan pendidikan dan pengalaman kerja. Pada dua tahun pertama, peserta akan menjalani pendidikan di bidang perkebunan. Tahun ketiga, mereka mengikuti praktik kerja lapangan atau on-the-job training selama satu tahun.
Setelah menyelesaikan pendidikan dan praktik kerja sesuai ketentuan program, peserta akan diangkat menjadi karyawan perusahaan.
Melalui skema tersebut, Agrinas Palma Nusantara berupaya memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman sebelum memasuki dunia kerja.
Program ini merupakan angkatan pertama beasiswa bagi Orang Asli Papua yang diselenggarakan perusahaan. Kegiatan pembelajaran dijadwalkan dimulai di Yogyakarta pada 26 Oktober 2026.
Agrinas Palma Nusantara menyatakan program tersebut menjadi bagian dari komitmen TJSL perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di wilayah operasionalnya.
Bagi 25 kandidat dari Boven Digoel, kesempatan ini menjadi jalan untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. (Emanuel)





