Beranda / Laporan Utama / Salor Resmi Jadi Pusat Pemerintahan, Gubernur Apolo Dorong Pelayanan Publik Lebih Optimal

Salor Resmi Jadi Pusat Pemerintahan, Gubernur Apolo Dorong Pelayanan Publik Lebih Optimal

Merauke, Suara Bentara | Pemerintah Provinsi Papua Selatan menandai babak baru penyelenggaraan pemerintahan dengan pelaksanaan apel perdana, peresmian gedung kantor, serta pemberkatan pusat pemerintahan di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Senin (5/1/2026).

Momentum apel perdana, peresmian dan pemberkatan ini menjadi tonggak awal penguatan tata kelola pemerintahan sekaligus peningkatan pelayanan publik di daerah otonomi baru tersebut.

Kegiatan diawali dengan apel perdana yang dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, dan diikuti ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa awal tahun menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen sebagai abdi negara.

“Hari ini adalah awal kita bekerja di tahun yang baru. Mari kita gunakan seluruh fasilitas negara yang telah disiapkan untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya tanggung jawab, disiplin, serta kepatuhan terhadap peraturan dalam menjalankan tugas. Selain itu, ASN juga diminta menjaga koordinasi dan komunikasi yang baik antar pimpinan dan staf guna memastikan setiap program berjalan efektif dan terarah.

Peresmian Kantor dan Penguatan Pelayanan Pemerintahan

Usai apel, Gubernur Apolo meresmikan Kantor Gubernur dan Kantor DPRP Papua Selatan sebagai pusat pemerintahan baru. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, setelah sebelumnya dilakukan serah terima pengelolaan gedung dari pemerintah pusat.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan dalam pembangunan Provinsi Papua Selatan, termasuk pembangunan fasilitas perkantoran di Salor.

Ia menjelaskan, selain gedung utama, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti rumah khusus bagi pejabat serta rumah susun untuk ASN, khususnya orang asli Papua.

Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan pemerintahan, perencanaan pembangunan, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Seluruh sarana dan prasarana ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Selatan,” tegasnya.

Pemberkatan Gedung dan Dukungan Masyarakat Adat

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan misa pemberkatan yang dipimpin Uskup Keuskupan Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, bersama para imam. Dalam pesannya, Uskup mengingatkan agar gedung yang telah dibangun dapat dijaga dengan baik serta digunakan sepenuhnya untuk kepentingan pelayanan masyarakat.

Setelah pemberkatan, Gubernur bersama rombongan meninjau berbagai fasilitas, termasuk kantor pemerintahan dan hunian ASN yang telah selesai dibangun.

Momentum tersebut juga diwarnai dengan prosesi adat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal. Tokoh adat menyampaikan dukungan terhadap pembangunan pusat pemerintahan di Salor, sekaligus berharap pemerintah memberikan perhatian kepada masyarakat adat, khususnya generasi muda agar mendapat kesempatan berkontribusi dalam pemerintahan.

Dengan beroperasinya pusat pemerintahan di Salor, Pemerintah Provinsi Papua Selatan optimistis mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, inklusif, serta berorientasi pada pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. (Emanuel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *