Merauke, Suara Bentara | Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Merauke, Nonce Saman, dipercayakan menjadi manajer tim atletik dan juga manajer tim basket Provinsi Papua Selatan. Pemberian mandat ini dalam rangka persiapan dua cabang olahraga tersebut menuju pra-PON 2027, dan POB NTT – NTB 2028 mendatang.
Penyerahan surat keputusan berlangsung di Kabupaten Merauke pada Sabtu (18/4/2026). SK manajer tim atletik diserahkan oleh Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pasi) Papua Selatan, Timotius S. Ndiken, sementara SK manajer tim basket diserahkan oleh Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia(Perbasi) Papua Selatan, Jefri M. Rapar.
Nonce Salman kepada wartawan mengatakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai manajer untuk dua cabang olahraga akan berat. Namun demikian ia percaya bahwa Tuhan akan senantiasa bersama orang yang mau berusaha dan bekerja keras. Selanjutnya kerja sama tim dalam organisasi akan memudahkan tugas-tugas pengorganisasian dua cabang olahraga tersebut.
“Terima kasih kepada Ketua Perbasi dan Pasi yang mempercayakan saya. Memang berat untuk menangani dua cabang olahraga, tap saya percaya bahwa berkat Tuhan itu senantiasa akan ada bagi setiap orang yang mau berusaha dan bekerja keras,” kata Nonce.
Ia menjelaskan bahwa secara umum kesiapan atlet Papua Selatan dari segi teknis sudah sangat siap, tinggal bagaimana mengorganisir para atlet dalam wadah organisasi termasuk membina dan meningkatkan kesiapan mental mereka dalam menghadapi berbagai iven, seperti pra-PON 2027 dan PON 2028.
“Secara atlet anak-anak Papua Selatan sangat siap. Tinggal kita yang sebagai leader ini bagaimana mendukung mereka, bagaimana mengorganisir, membina dan menguatkan mental mereka. Dengan demikian kita siap mengikuti kualifikasi di pra-PON hingga PON dengan target juara,” ujarnya.

Nonce menambahkan bahwa langkah awalnya sebagai manajer adalah melakukan konsolidasi dan rapat perdana dalam rangka persiapan kualifikasi. Pihaknya akan menyiapkan satu sekretariat untuk mengorganisir dua cabang olahraga tersebut.
“Saya akan cari sekretariat untuk Pasi dan Perbasi, kalau bisa satu atap untuk kita sama-sama bekerja keras untuk manajemen organisasinya, sampai dengan atletnya. Kami akan melaksanakan hal-hal yang sifatnya non teknis, karena secara teknis atlet Papua Selatan telah siap,” tutupnya.
Ketua Pasi Papua Selatan, Timotius Ndiken, memberikan apresiasi kepada Nonce Saman yang bersedia menjadi manajer tim atletik.
“Puji Tuhan apa yang kita pikirkan mengenai manajer tim ini terjawab dengan hadirnya Pak Nonce sebagai manajer tim. Kami mendukung beliau selaku manajer. Kita harapkan waktu yang dimaksimalkan agar dua cabang olahraga ini lolos ke PON,” kata dia.
Ketua Perbasi Papua Selatan, Jefri M. Rapar menyatakan bahwa pihaknya mempercayakan Nonce Saman sebagai manajer tim basket karena sepak terjangnya yang dikenal hingga tingkat nasional.
“Kami percaya bahwa Pak Nonce mampu mengorganisir tim basket Papua Selatan, karena beliau dikenal oleh kalangan basket di tingkat nasional. Dengan adanya beliau sebagai manajer kami yakin kita bisa tembus kualifikasi di pra-PON 2027 nanti,” kata Jefri. (Emanuel)





