Merauke, Suara Bentara | Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dan integritas dalam menjalankan organisasi, mulai dari perencanaan, pengendalian, hingga pencapaian tujuan. Hal ini dinilai menjadi kunci keberhasilan kepemimpinan, khususnya bagi generasi muda dalam mengelola organisasi secara profesional.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan materi manajemen dan kepemimpinan usai pengukuhan Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Periode 2024–2028 dan Nasyiatul Aisyiyah Periode 2022–2026 di Aula Kantor Bupati Merauke, Sabtu (14/2/2026).
Dalam arahannya, Gubernur Apolo mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus memiliki visi ke depan, mampu memotivasi, serta mengawal jalannya organisasi agar tetap berada pada tujuan yang telah ditetapkan.
“Pemimpin harus memastikan setiap program berjalan sesuai tujuan, serta mampu menjaga keseimbangan antara tugas dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas dan kepercayaan dalam organisasi, serta tidak mencampuri tugas di luar kewenangan.

Selain itu, ia mengingatkan agar setiap individu tidak menjatuhkan pihak lain demi mencapai keberhasilan.
“Prestasi harus diraih dengan kerja dan kemampuan, bukan dengan menjatuhkan orang lain,” tegasnya.
Gubernur Apolo turut mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab organisasi dan kehidupan pribadi sebagai bagian dari kepemimpinan yang sehat.
Sementara itu, Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze, menyampaikan bahwa organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Ia berharap pengurus yang baru dikukuhkan mampu melahirkan gagasan dan solusi atas berbagai persoalan di daerah, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Papua Selatan, khususnya di Kabupaten Merauke.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Merajut Asa, Menggerakkan Perubahan Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Menuju Papua Selatan Sejahtera”. (Emanuel)






